Photo
Quote
"Urang téh rék néangan élmu, tapi ulah poho babagi élmu"
Quote
"Hirup mah ulah peurih, tapi hirup kudu ngasaan peurih"
Text

Tidak seperti biasanya pagi ini sudah bangun dari tidur lelapku. Teh hangat sudah kuteguk walau hanya satu teguk saja. Dengan rasa kantuk yang sudah hilang kududuk di depan laptop sambil kuketik tulisan ini. Ada berita apa hari ini? Ah entahlah surat kabar hari ini belum kubaca. Namun pagi ini rasanya senang sekali, setelah sekian lama tumblr ini terbengkalai, akhirnya bisa kubuka lagi. Selamat menikmati pagi! :)

Text

MAKNA “JANMA HASTI GAPURANING GUSTI”

Halo kengkawan, selamat menikmati cerahnya matahari pagi atau sore di belahan dunia sebelah sana. Setelah sekian lama ga nulis, ada juga nih ide yang sepertinya seru buat dibahas. Sebetulnya hal yang akan saya bahas di sini mengenai Candrasangkala tetapi bukan menjurus ke pengertian Candrasangkala itu sendiri atau fungsinya.

Setelah saya diberi sedikit info tentang Candrasangkala oleh seseorang yang sepertinya paham mengenai hal tersebut, saya langsung penasaran mencarinya di internet. Lalu terpikir untuk menelusuri sebuah jargon dari Unit Kegiatan Mahasiswa yang sedang saya jalani saat ini, yap, Lingkung Seni Sunda Universitas Padjadjaran! Janma Hasti Gapuraning Gusti, yes, begitulah bunyinya… arti kata-perkata memang saya tidak paham maknanya. Karena Janma bisa diartikan jelema; manusia. Hasti sepertinya diambil dari Bahasa Sansekerta yang berarti gajah. Gapuraning kita artikan gapura, dan Gusti diartikan Tuhan; Alloh. Cukup bingung bukan untuk memaknainya? Tapi kalau kalian terbiasa memaknai sebuah puisi atau jargon-jargon sebuah perusahaan mungkin kalian bisa lebih paham.

Sekarang saya akan coba hubungkan “Janma Hasti Gapuraning Gusti” dengan perhitungan Candrasangkala. Dalam Candrasangkala, Janma bernilai 1; Gajah bernilai 8; Gapura bernilai 9; dan Gusti bernilai 1. Kalau kita susun angkanya, menjadi 1891 tetapi Candrasangkala itu membacanya dari belakang, jadi 1981, maksudnya tahun 1981. Untuk mengkonversi dari Candrasangkala ke tahun Masehi, tinggal kita tambah 78 tahun. 1981 + 78 = 2059 Masehi. Nah di sini saya menjadi bingung dengan hasil itu yang tidak sejalan dengan tujuan awal.

Awalnya saya terpikir “Janma Hasti Gapuraning Gusti” itu tahun lahir Lises Unpad dengan perhitungan Candrasangkala. Namun hasilnya tidak sesuai. Jadi, apa makna dan maksud yang terdapat dalam kalimat tersebut? Sampai saat tulisan ini dipublikasi, saya belum pernah mencari tahu lebih jauh tentang apa makna dibalik “Janma Hasti Gapuraning Gusti”. Semoga ada jalan, namun sesungguhnya jalan masih panjang terbentang yang sepertinya imajiner………. CMIIW :) (*IFM)

Photo
Taken with instagram

Taken with instagram

Photo
Taken with instagram

Taken with instagram